Kesalahan Fatal Penghambat Bisnis Toko Online

KLIKDONI.com - Dunia bisnis sekarang berkembang sangat pesat. Arus perputaran transaksi makin hari makin meningkat. Aneka bisnis juga makin variatif. Ide-ide bisnis senantiasa berkembang mengikuti perkembangan zaman. Dan bisnis online menjadi salah satu yang menunjukkan progresifitas tinggi.

Menekuni bisnis online berkembang seiring dengan mudahnya jalinan komunikasi antar personal. Internet menjadi alasan bisnis ini makin diminati. Tidak sedikit pelaku usaha, baik pemula maupun yang pernah bergelut dalam bisnis konvensional mulai melirik model bisnis online melalui internet. Aneka macam produk, jasa dan layanan yang ditawarkan terus mengalir di dunia maya.

Bisnis Toko Online memang sangat menjanjikan. Tidak dapat dipungkiri, toko online telah menjadi aset berharga dalam membangun bisnis online. Omset penjualan dan keuntungan tanpa batas bukan tidak mungkin bisa terlaksana memalui toko online. Bagaimana tidak, melalui toko online, tidak ada lagi batasan area pemasaran. Sehingga wajar jika kemudian banyak pelaku bisnis toko online berjaya dan sukses meraup keuntungan yang sangat besar.


Akan tetapi, tidak sedikit pula yang harus merasakan pahitnya bisnis melalui toko online. Merekaharus menanggung kerugian yang tidak sedikit, bahkan harus rela gulung tikar akibat tidak mampu menjalankannya dengan tepat. Artikel berikut akan menguak fakta kesalahan fatal toko online yang sering terjadi pada pelaku bisnis toko online. Simak ulasannya berikut ini.

1. Kesalahan Menampilkan Gambar Produk

Karena produk adalah faktor utama terjadinya transaksi, maka penampilannya harus diperhatikan. Kesalahan yang sering terjadi adalah menampilkan gambar asal-asalan tanpa diedit terlebih dahulu. Sehingga tampilannya kurang menarik. Selain itu, banyak yang masih mengandalkan google image untuk menampilkan produknya. Padahal ini sangat fatal akibatnya. Pertama, gambar tidak asli sesuai produknya. Kedua, tidak mampu bersaing dalam hasil pencarian google, akibatnya website toko online tidak bisa menempati posisi halaman yang baik di hasil pencarian atau bahkan tidak terindeks sama sekali. Padahal banyak calon konsumen mencari referensi produk melalu searching google. Selain itu banyak pula yang menampilkan gambar produk dengan kualitas yang buruk, dimana jika gambar di perbesar rusak sehingga jika calon konsumen anda seorang yang teliti bisa jadi minat konsumen menjadi turun.

2. Detail Produk Tidak Lengkap

Kesalahan seperti ini sangat fatal jika suatu saat ada konsumen yang terlanjur membeli, tetapi tidak mendapatkan barang yang sesuai harapannya. Hal ini dikarenakan pemilik toko online tidak lengkap dalam memberikan deskripsi produknya. Atau ada pula pelaku bisnis online yang sengaja menyembunyikan informasi tertentu demi menarik minat saja.

3. Metode Pembayaran Tidak Jelas

Setelah konsumen memesan barang, namun tidak tahu harus melakukan proses apa lagi dalam pembayarannya. Kemudian setelah pembayaran selesai, bagaimana cara pengirimannya. Selain itu, banyak pelaku bisnis online yang memasang rekening bank yang terbatas untuk bertransaksi. Padahal setiap calon konsumen berbeda-beda caranya dalam berbelanja. Ada yang memakai rekening bank lain, kartu kredit, ataupun rekening online seperti Paypal dan lainnya.

4. Desain Toko Online Tidak Menarik

Tampilan website toko online yang menarik akan membuat calon pengunjung merasa nyaman. Paling tidak, pandangan pertama saat mengakses toko online adalah jalur pemasaran pertama. Selain itu, pastikan website toko online dapat dengan mudah diakses melalui handphone atau memakai desain mobile friendly. Sebab kini banyak yang memanfaatkan smartphone untuk mengakses internet.

5. Loading Website Sangat Lambat

Kesalahan fatal toko online yang harus dihindari selanjutnya adalah proses loading website yang lama. Hal ini diakibatkan karena penggunaan template yang memakai javascript dan pemakaian image yang beresolusi besar. Padahal banyak pelanggan dan visitor pada umumnya yang lebih menyukai tampilan website yang cepat tersaji di hadapannya. Jika hal ini tidak segera diatasi, bukan tidak mungkin semua pelanggan yang ada justru akan berpaling ke toko online yang lainnya.

6. Jarang Diperbarui

Jangan salah, bahwa memperbarui website toko online tidak serta merta hanya seputar menampilkan produk terbaru saja, akan tetapi perbaruan toko online bisa dalam segi tampilan, detail produk termasuk harga dan promo terbaru, melakukan promosi di media sosial, dan sebagainya. Meski tidak ada produk terbaru yang ditampilkan, namun aktifitas toko online senantiasa terus berjalan.

7. Terlalu Mengandalkan Free Marketing

Dalam dunia bisnis, terdapat jatah pengeluaran untuk biaya marketing dan pemasaran melalui iklan oline. Seringkali pelaku bisnis online hanya mengandalkan free marketing melalui fanspage facebook. Padahal kini metode tersebut tidak bisa memenuhi target. Banyak fanspage facebook yang beranggotakan hingga jutaan member, ternyata yang melakukan respon baik komentar, like dan share hanya beberapa saja.

Ubah cara beriklan secara online agar bisa dipasarkan lebih luas. Pilih facebook ads atau google ads untuk mendapatkan target konsumen yang lebih luas. Meski harus menganggarkan biaya untuk beriklan, namun intensitas pemasarannya jauh lebih tertarget dan jangkauannya lebih luas, serta memperlihatkan profesionalitas toko online itu sendiri.

8. Pelayanan Buruk

Banyak persaingan bisnis toko online membuat pelaku bisnis online harus ekstra konsisten dalam memberikan pelayanan. Baik dalam menjawab setiap pertanyaan, membalas komentar dalam media sosial, melakukan pengiriman sesuai jadwal yang disepakati dan sebagainya. Respon yang lamban membuat pelanggan merasa was-was.

9. Tidak Memanfaatkan Testimoni

Testimoni adalah pernyataan dan kesaksian pelanggan yang disampaikan pelanggan setelah mendapatkan pelayanan yang ditawarkan. Testimoni biasanya berupa komentar. Testimoni yang baik akan berpengaruh pada tingkat kepercayaan calon konsumen lain. Maka manfaatkan testimoni tersebut untuk menggaet banyak pelanggan.

Namun jangan salah, testimoni juga dapat berisi pendapat yang tidak baik akibat dari pelayan buruk yang diterima. Maka harus diperhatikan benar-benar semua pelayanan agar tercipta testimoni yang baik dari para konsumen.

10. Tidak Mengecek Produk Dropshiping

Bagi pelaku bisnis toko online yang memakai sistem dropshiping, wajib menjaga komunikasi dengan pemasok. Agar ketersediaan barang bisa diketahui setiap saat. Kesalahan yang kerap terjadi adalah kurangnya komunikasi dengan pemasok tersebut. Apa jadinya bisa suatu saat ada pelanggan yang membeli, namun ternyata barang tidak ready. Atau bahkan pada kesempatan lain, barang yang disajikan tidak sesuai seperti yang ditampilkan dalam toko online. Kredibilitas toko online pasti akan mudah jatuh dan banyak pelanggan akan lari.

11. Tidak menerapkan SEO

SEO atau Search Engine Optimization sangat diperlukan untuk menaikkan posisi website toko online di jajaran halaman tertinggi pada hasil pencarian google. Pelaku bisnis toko online jarang yang memanfaatkan SEO ini, seperti pemilihan nama domain, riset keyword, meta tags dan descriptions, postingan produk hasil copy paste, pencarian backlink dan lain sebagainya. Ingat, bahwa banyak calon pelanggan mencari referensi produk melalui pencarian google. Dan metode agar website menempati posisi yang baik di halaman google adalah dengan menerapkan prinsip-prinsip SEO.

                                     Ingin segera LANGSUNG BISNIS? klik tombol berikut ini :






Share on Google Plus

About klikdoni

    Blogger Comment
    Facebook Comment

0 komentar:

Posting Komentar